Fakta Menarik Tentang Matahari

Kita tahu bahwa Matahari adalah pusat dari seluruh sistem yang ada di Tata Surya kita, tidak ada yang lebih besar daripada Matahari di sistem Tata Surya. Semua planet dan benda-benda angkasa lainnya mengitari Matahari pada orbitnya.

Tapi tahukah kamu? kalau ada ada banyak hal menarik yang bisa kita pelajari dari Matahari kita. Selain berwarna kuning, ternyata Matahari juga memiliki banyak warna, loh. Penasaran kan apa saja fakta menarik dari sang Surya kita?

 

Fakta Menarik Tentang Matahari

Matahari itu adalah bintang

Jika selama ini kamu berpikir kalau bintang hanya dapat dilihat pada malam hari saja, eitss. Faktanya Matahari merupakan bintang juga di alam semesta ini. Mengapa Matahari disebut bintang? Bintang merupakan objek luar angkasa yang memancarkan cahayanya sendiri.

Bintang memancarkan cahayanya sendiri karena adanya proses reaksi fusi di dalam intinya, proses gacor yang sangat ekstrem ini ‘memaksa’ empat atom hidrogen bersatu untuk menjadi satu atom helium. Jadi, Matahari adalah satu-satunya bintang di siang hari!

Matahari adalah bola gas berbentuk plasma yang sangat panas

Tentunya anak tahu dan merasakan bahwa Matahari yang menyebabkan panas di bumi. Hal ini bukan karena Matahari yang ‘terbakar’ di ruang angkasa ya! Karena di ruang angkasa tidak ada oksigen yang membuat api bisa menyala.

Faktanya, Matahari bukanlah bola api namun bola gas berbentuk plasma yang sangat panas. Kebanyakan komposisinya terdiri dari 70 persen hidrogen dan 28 persen helium. Mengapa panas Matahari bisa terasa hingga ke bumi?

Zaman dulu banyak yang percaya Matahari mengelilingi Bumi

Zaman dahulu banyak orang yang masih percaya bahwa Matahari yang mengelilingi Bumi, dengan kata lain Bumi menjadi pusat orbit Matahari.

Pemikiran ini muncul ketika dua orang cerdas dari bangsa Yunani bernama Plato dan Aristoteles yang mengenalkan pemikiran geosentrisme situs slot online terpercaya pada abad ke-4 sebelum masehi. Dalam astronomi geosentris, digambarkan Bumi sebagai pusat dari alam semesta, dan Matahari, Bulan, serta planet-planet lainnya yang mengitari Bumi dengan melingkar.

Cahaya butuh 8 menit untuk sampai ke Matahari

Satu-satunya hal tercepat di alam semesta yang diketahui hingga saat ini adalah cahaya, para saintis biasanya lebih suka menyebutnya “foton” atau partikel cahaya. Saking cepatnya cahaya ini, bahkan kita bisa mengunjungi Bulan hanya dalam waktu 1.3 detik saja.

Berapa kecepatannya? Yaitu sekitar 299 792 458 m/s, bulatkan saja menjadi 300 juta m/s. Dengan jarak Bumi-Matahari 1 SA (Satuan Astronomi) atau 149.6 juta kilometer, cahaya dapat menempuh jarak sebesar itu hanya dalam waktu 8.3 detik.