Fakta Menarik Komodo Yang Belum Diketahui

Komodo adalah kadal terbesar yang hidup di Bumi saat ini, tumbuh hingga 10 kaki panjangnya dan beratnya 150 pon atau lebih. Meskipun mungkin terlihat seperti versi mini dari naga fiksi yang Anda lihat di film, fosil hidup ini tidak terbang atau menyemburkan api. Namun, ia memiliki beberapa sifat menakutkan, termasuk taring berbisa, kecepatan, dan kulit berlapis baja. Berikut adalah 12 alasan mengapa naga-naga ini tidak membutuhkan penerbangan atau api untuk membuat kita kagum dan kagum.

Fakta Menarik Komodo Yang Belum Diketahui

Komodo Berasal Dari Australia

Meski terkenal berasal dari pulau Komodo di Indonesia dan pulau-pulau sekitarnya, komodo pertama kali ditemukan di Australia yang memiliki perusahaan agen sbobet terbesar di dunia. Menurut catatan fosil, komodo bermigrasi dari pulau asalnya ke Indonesia sekitar 900.000 tahun yang lalu, ketika mereka tiba di pulau Flores.

Seperti yang dicatat oleh para peneliti dalam sebuah studi tahun 2009, komodo mungkin telah menghilang dari Australia sekitar 50.000 tahun yang lalu, sebuah hilangnya yang kira-kira bertepatan dengan kedatangan manusia ke benua itu.

Mereka Berbisa

Sudah lama dipercaya bahwa hal yang membuat gigitan komodo begitu mematikan adalah jumlah bakteri di mulutnya. Binatang pemakan bangkai terus-menerus memakan daging busuk yang akan menginfeksi dan membunuh korbannya.

Rekor itu akhirnya dipatahkan pada tahun 2009 oleh Bryan Fry, seorang peneliti racun di University of Melbourne di Australia, yang menemukan komodo sebagai salah satu dari sedikit kadal berbisa di planet ini. Tidak seperti ular, yang menyuntikkan racun ke korbannya melalui taringnya yang tajam, racun komodo meresap ke dalam luka besar yang dibuatnya pada mangsanya.3 Hewan itu mungkin lolos dari cengkeraman naga, tetapi ia tidak akan lolos dari bisa yang mematikan. Komodo mengikuti jejak korbannya yang sekarat dengan indra penciumannya yang tajam.

Mereka Dapat Menjatuhkan Mangsa yang Sangat Besar

Komodo adalah hewan yang sangat besar, dan mereka dapat membunuh hewan sebesar babi hutan, rusa, dan kerbau. Ketika gajah kerdil yang sekarang punah berkeliaran di pulau-pulau selama Pleistosen, catatan fosil menunjukkan bahwa mereka juga bisa menjatuhkannya.

Untuk menangkap mangsanya, reptil ini menggunakan strategi penyergapan. Seringkali mampu berbaur dengan lingkungan yang menjemukan di pulau asal mereka, mereka akan berbaring menunggu hewan yang tidak curiga lewat, lalu berlari kencang, memberikan gigitan berbisa.

Komodo Dragons Memiliki Armor Permanen

Bagian luar komodo terdiri dari ribuan tulang kecil di bawah kulit. Deposit tulang ini disebut osteoderms, dan mereka tidak dilahirkan dengan mereka. Sebaliknya, endapan berkembang selama masa hidup komodo seperti cincin pohon.