Daftar Fakta Terunik Tentang Bahasa Indonesia

Meskipun ,menjadi bahasa resmi, Bahasa Indonesia sekarang makin terpinggirkan. Misalkan, saat sekolah tentu banyak antara kalian yang nilai ujian Bahasa Inggris lebih bagus dibandingkan nilai Bahasa Indonesia.

Selainnya hal tersebut, ada banyak kembali bukti unik sekitar Bahasa Indonesia. Tahukah kamu jika Bahasa Indonesia menjadi salah satunya bahasa dengan pengucap paling banyak di dunia?

Dan Masih banyak juga fakta-fakta unik yang belum kalian ketahui seperti;

Daftar Fakta Terunik

1. Bahasa Sah Ke-2  di Vietnam

Pada Desember 2007, pemda Ho Chi Minh City, Vietnam umumkan jika Bahasa Indonesia jadi bahasa sah ke-2  di situ. Di Vietnam, posisi dan pemakaian Bahasa Indonesia sejajar dengan Bahasa Inggris, Prancis, dan Jepang.

Sesudah Pemerintahan Wilayah Ho Chi Minh City, Vietnam, keluarkan peraturan itu, beberapa kampus di Vietnam pada akhirnya buka program study Bahasa Indonesia.

Satu diantaranya Kampus Hong Bang, Kampus Nasional HCMC, dan Kampus Sosial dan Humaniora Vietnam.

Hal itu dilaksanakan karena beberapa pemuda Vietnam menyaksikan ada peluang makin kuatnya jalinan bilateral ke-2  negara yang sama jadi negara dengan penduduk paling besar di ASEAN.

2. Terhitung 10 Besar Bahasa Paling sulit Dikenali

Riset di London School of Science and Technology, yang dipegang oleh Hedvig Skirgard, pernah mengulas mengenai kualitas rekaman audio untuk menerka bahasa yang dipakai oleh seorang.

Menariknya, dari Daftar Situs Judi Slot Online Terpercaya hasil riset itu rupanya Bahasa Indonesia masuk ke rangking 10 sebagai bahasa yang paling susah dikenal melalui rekaman audio itu.

Salah satunya argumennya ialah karena logat Bahasa Indonesia yang condong lempeng dan berkesan tidak mempunyai irama dalam penyuaraannya.

3. Posisi 9 Bahasa Paling Banyak Dipakai di Dunia

Sebagai negara dengan komunitas paling besar ke-4 di dunia, Bahasa Indonesia rupanya jadi posisi 9 sebagai bahasa yang terbanyak dipakai di dunia.

Dijumpai minimal ada 45 negara yang mengajari Bahasa Indonesia di daerahnya, seperti Australia, Amerika Serikat, Kanada, Vietnam, dan yang lain.

Bahkan juga Bahasa Indonesia jadi bahasa terpopuler ke-4 di Australia.

Ini karena ada 500 sekolah yang jadikan Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran harus di situ. Cukup banyak juga anak-anak kelas 6 SD di Australia telah banyak yang mengusai berbahasa Indonesia.

Beberapa negara sekarang telah buka jalur Bahasa Indonesia, ingat makin terkenalnya Bahasa Indonesia di mata dunia.

4. Pengucap Bahasa Indonesia Mempunyai Lidah Paling Fleksibel

Bukti menarik Bahasa Indonesia seterusnya adalah pengucapnya yang dipandang punyai kecondongan lidah yang lebih fleksibel. Satu diantaranya karena logat dan bunyi pengucap Bahasa Indonesia yang didengar bermacam.

Ini sebagai dasar jika sebetulnya orang Indonesia semakin lebih gampang pelajari dan berbicara memakai bahasa asing, terhitung ikuti logat bahasa asingnya tak perlu bawa logat asli Indonesia.

Contoh yang paling simpel ialah saat pengucap Bahasa Indonesia sedang bicara bahasa Inggris jadi tidak akan kelihatan logat ‘Bahasa Indonesia’nya.

Coba bandingkan sama orang India, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia yang paling kental dengan aksen berkebangsaan mereka sendiri.

5. Bahasa Paling banyak Dipakai di Wikipedia dan WordPress

Ahli Bahasa Indonesia dan Wikipediawan, Ivan Lanin, pernah mengutarakan jika Wikipedia Indonesia sekarang ada di rangking 26 dari 250 Wikipedia berbahasa asing di dunia.

Dan pada tingkat Asia, Wikipedia Bahasa Indonesia menempati rangking ketiga sesudah Jepang dan Mandarin.

Disamping itu, WordPress menulis jika Bahasa Indonesia jadi bahasa ke-3  paling banyak yang dipakai dalam siaran artikel website di WordPress, sesudah bahasa Inggris dan Spanyol.

Minimal ada sekitaran 1,tujuh juta website yang memakai basis WordPress berbahasa Indonesia dengan rerata pengakses capai 200 juta /bulan.

6. Pusat Study Bahasa Indonesia di Mesir

Negara yang berada di Benua Afrika ini dipandang sebagai negara khusus pengembang Bahasa Indonesia.

Di Mesir, Bahasa Indonesia tidak dipandang seperti bahasa asing, karena sampai artikel ini dibikin Mesir masih meningkatkan dan coba mempopulerkan Bahasa Indonesia. Sebagai contoh di Suez Kanal University ada sebuah bangunan yang berperan sebagai Pusat Study Bahasa Indonesia.